Fungsi Wirausaha


Menurut Suryana (2000: 50) dilihat dari ruang lingkupnya wirausaha memiliki dua fungsi, yaitu fungsi makro dan fungsi mikro. Secara makro, wirausaha berperan sebagai penggerak pengendali dan pemacu perekonomian suatu bangsa. Sedangkan secara mikro, peran wirausaha adalah penanggung resiko dan ketidakpastian, mengombinasikan sumber-sumber ke dalam cara yang baru dan berbeda untuk menciptakan nilai tambah dan usaha-usaha baru.

Dalam melakukan fungsi mikronya, menurut Marzuki Usman (dalam Suryana, 2000: 51), secara umum wirausaha memiliki dua peran, yaitu:
1. Sebagai penemu (innovator). Sebagai innovator wirausaha berperan dalam menemukan dan menciptakan:
a. Produk baru (the new product)
b. Teknologi baru (the new technology)
c. Ide-ide baru (the new image)
d. Organisasi usaha baru (the new organization)

2. Sebagai perencana (planner). Sebagai planner wirausaha berperan dalam merancang:
a. Perencanaan perusahaan (corporate plan)
b. Strategi perusahaan (corporate strategy)
c. Ide-ide dalam perusahaan (corporate image)
d. Organisasi perusahaan (corporate organization)

Menurut Zimmerer (2009) fungsi wirausaha adalah menciptakan nilai barang dan jasa di pasar melalui proses pengombinasian sumber daya dengan cara-cara baru berbeda untuk dapat bersaing.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s