Industri Ritel terus berubah seiring dengan perkembangan teknologi, perkembangan dunia usaha dan kebutuhan konsumen. Bisnis Ritel adalah keseluruhan aktivitas bisnis yang terkait dengan penjualan dan pemberian lanyanan kepada konsumen untuk penggunaan yang sifatnya individu sebagai pribadi mauun keluarga. Agar berhasil dalam pasar ritel yang kompetitif, pelaku ritel harus dapat menawarkan produk yang tepat, dengan harga, waktu dan tempat yang tepat pula. Oleh karena itu, pemahaman pelaku ritel terhadap karakteristik target pasar atau konsumen yang akan dilayani merupakan hal yang sangat penting.

Ritel agriMART IPB yang diresmikan pada tanggal 22 Desember 2006 merupakan salah satu ritel yang dikelola secara khusus oleh IPB. Agrimart IPB ini adalah fasilitas usaha penunjang milik IPB yang berfungsi untuk menyediakan bahan kebutuhan sehari-hari bagi civitas akademika, membangun aktivitas pemasaran, pembinaan dan pengembangan produk. Di awal pengembangannya, agriMART memperoleh alokasi perhatian dan sumber daya yang begitu besar dengan harapan agriMART dapat tumbuh besar dan menjadi sumber perolehan dana bagi IPB. Namun, hasil investigasi penulis menunjukkan bahwa agriMART tidak memiliki pertumbuhan yang optimal. Tentu hal ini bukan tanpa alasan dan penyebab. Faktor internal dan faktor eksternal turut menjadi bagian yang berkontribusi terhadap kondisi perkembangan agriMART saat ini.

Untuk menguraikan lebih banyak tentang agriMART, penulis menggunakan rumusan masalah berikut ini sebagai acuan penguraiannya :

  1. Sejarah Berdiri dan Perkembangan agriMART
  2. Perbedaan agriMART dengan minimarket lainnya
  3. Pengelolaan dan Kerjasama agriMART
  4. Permasalahan agriMART
  5. Strategi Pengembangan agriMART

Makalah selengkapnya, silahkan download di sini