Perencanaan SDM pada Unit Bisnis Koperasi Karyawan


PENDAHULUAN

Eksistensi Perusahaan dalam sebuah mekanisme dan sistem bisnis yang semakin mengglobal, senantiasa dihadapkan dengan perubahan yang terkadang tidak bisa diduga dan diantisipasi. Perubahan dimaksud dapat berupa perubahan yang terkait dengan sumber daya manusia. Kondisi ketidak-pastian dan perubahan yang tidak terantisipasi merupakan sesuatu hal yang dapat menghancurkan eksistensi perusahaan. Sebagai contoh, di tengah pengembangan bisnis perusahaan, terdapat karyawan yang mengundurkan diri dan tidak mau melibatkan diri dalam operasionalisasi perusahaan, padahal di sisi lain perusahaan telah mengeluarkan dana yang besar untuk merekrut dan mengembangkan karyawan tersebut. Tentu permasalahan ini tidak boleh dibiarkan oleh perusahaan. Manajemen perusahaan harus melakukan perencanaan sumber daya manusia yang akan direkrut dan dikembangkan di kemudian hari, sehingga keberlanjutan eksistensi perusahaan dapat terjamin.

Tulisan ini akan mencoba menguraikan tentang bagaimana perencanaan sumber daya manusia dilakukan pada Unit Bisnis Koperasi Karyawan STIE Kesatuan – Bogor.

LANDASAN TEORI

Perencanaan Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu, perilaku dan sifatnya ditentukan oleh keturunan dan lingkungannya, sedangkan prestasi kerjanya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya.

Sikula (1981;145) mengemukakan bahwa: ”Perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga kerja didefinisikan sebagai proses menentukan kebutuhan tenaga kerja dan berarti mempertemukan kebutuhan tersebut agar pelaksanaannya berinteraksi dengan rencana organisasi”. Yoder (1981:173) mendefinisikan bahwa: ”Perencanaan tenaga kerja adalah proses peramalan, pengembangan, pengimplementasian dan pengontrolan yang menjamin perusahaan mempunyai kesesuaian jumlah pegawai, penempatan pegawai secara benar, waktu yang tepat, yang secara otomatis lebih bermanfaat”.

Perencanaan Sumber Daya Manusia harus mempunyai tujuan yang berdasarkan kepentingan individu, organisasi dan kepentingan nasional. Tujuan perencanaan Sumber Daya Manusia adalah menghubungkan sumber daya manusia yang ada untuk kebutuhan perusahaan pada masa yang akan datang untuk menghindari mismanajemen dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas.

Perencanaan Organisasi merupakan aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mengadakan perubahan yang positif bagi perkembangan organisasi. Peramalan SDM dipengaruhi secara drastis oleh tingkat produksi. Tingkat produksi dari perusahaan penyedia (suplier) maupun pesaing dapat juga berpengaruh. Meramalkan sumber daya manusia, perlu memperhitungkan perubahan teknologi, kondisi permintaan dan penawaran, dan perencanaan karir. Kesimpulannya, perencanaan sumber daya manusia (tenaga kerja) memberikan petunjuk masa depan, menentukan dimana tenaga kerja diperoleh, kapan tenaga kerja dibutuhkan, dan pelatihan dan pengembangan jenis apa yang harus dimiliki tenaga kerja. Melalui rencana suksesi, jenjang karier tenaga kerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan perorangan yang konsisten dengan kebutuhan suatu organisasi.

selengkapnya…. DOWNLOAD HERE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s