Implikasi Private Label di Supermarket


Pada dekade terakhir, perkembangan dan pertumbuhan bisnis Ritel sedemikian pesat. Hal ini memunculkan persaingan yang sangat ketat di kalangan pebisnis Ritel.
Salah satu strategi yang digunakan pebisnis ritel adalah menciptakan private label atau sering disebut juga merek pribadi. Strategi merek pribadi telah menjadi kategori unggul keterampilan manajemen dan dasar untuk menetapkan preferensi belanja pelanggan dalam saluran eceran.
Giant Supermarket sebagai salah satu “raja” ritel di Indonesia, sebagaimana ritel-ritel lainnya, menggunakan Private Label sebagai bagian dari strategi pemasarannya.
Puluhan Produk telah “diproduksi” dan dijual oleh Giant Supermarket menggunakan merek GIANT. Secara umum strategi private label ini mendapat tempat di hati para konsumen dan pelanggannya.
Penelitian yang berjudul ” Pengaruh Private Label dan Ekuitas Merek terhadap Preferensi Belanja Konsumen” ini menguji keterkaitan antara Private Label dengan Ekuitas Merek dan Preferensi Belanja Konsumen.
Sehingga kerangka berpikir penelitian tersebut tergambar sebagai berikut :
Hiipotesis yang diajukan :

§ Diduga bahwa variabel Private Brand Strategy mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Equity pada Giant supermarket loji sindang barang bogor
§ Diduga bahwa variabel Private Brand Strategy mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Shoping Preference pada Giant supermarket loji sindang barang bogor.
§ Diduga bahwa variabel Brand Equity mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Shoping Preference pada Giant supermarket loji sindang barang bogor.
Untuk mengetahui dan menguji ada tidaknya hubungan antara variabel private label dengan variabel preferensi belanja dilakukan uji korelasi. Diperoleh nilai r = 0,420. Artinya hubungan antara variabel private label dengan variabel preferensi belanja adalah sebesar 0,420. Hal ini menunjukkan hubungan yang cukup kuat antara variabel private label dengan variabel preferensi belanja.
Kemudian dilakukan pengujian hubungan antara variabel ekuitas merek dengan variabel preferensi belanja konsumen. Hubungan antara variabel ekuitas merek dengan variabel preferensi belanja adalah sebesar 0,504. Hal ini menunjukkan hubungan yang cukup kuat antara variabel ekuitas merek terhadap variabel preferensi belanja konsumen. Hubungan yang terbentuk merupakan hubungan positif yang signifikan.
Terakhir dilakukan pengujian korelasi variabel private label terhadap variabel ekuitas merek. Nilai r sebesar 0,501. Hal ini berarti hubungan antara private label dengan ekuitas merek merupakan hubungan yang cukup kuat dan signifikan.
PENGARUH PRIVATE LABEL TERHADAP PREFERENSI BELANJA
Hasil uji signifikansi pada tabel ANOVA menunjukkan (nilai) Sig. sebesar 0.000. jika dibandingkan dengan α = 0,05; nilai Sig tersebut lebih kecil daripada α (Sig. < α), yaitu 0,000 < 0,005. Artinya, Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, hal ini menunjukkan bahwa variabel strategi private label berpengaruh dan signifikan terhadap preferensi belanja konsumen GIANT Loji Sindangbarang.
Besarnya Pengaruh private label  terhadap preferensi belanja ditunjukkan dengan nilai R Square (R2)  = 0,177 atau 17,7%.
Nilai sebesar 17,7% menunjukkan bahwa private label memiliki peranan terhadap preferensi belanja konsumen GIANT Loji Sindangbarang Bogor sebesar 17,7%, sedangkan selebihnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya yang tidak diikutkan dalam penelitian ini.
PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP PREFERENSI BELANJA
Hasil uji signifikansi pada tabel ANOVA menunjukkan (nilai) Sig. sebesar 0.000. jika dibandingkan dengan α = 0,05; nilai Sig tersebut lebih kecil daripada α (Sig. < α), yaitu 0,000 < 0,005. Artinya, Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, hal ini menunjukkan bahwa variabel ekuitas merek berpengaruh dan signifikan terhadap preferensi belanja konsumen GIANT Loji Sindangbarang
Nilai R Square (R2) adalah 0,254 atau 25,4,7%.
Nilai sebesar 25,4% menunjukkan bahwa ekuitas merek memiliki peranan terhadap preferensi belanja konsumen GIANT Loji Sindangbarang Bogor sebesar 25,4%, sedangkan selebihnya sebesar 74,6%dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya yang tidak diikutkan dalam penelitian ini
PENGARUH PRIVATE LABEL TERHADAP EKUITAS MEREK
Hasil uji signifikansi pada tabel ANOVA menunjukkan (nilai) Sig. sebesar 0.000. jika dibandingkan dengan α = 0,05; nilai Sig tersebut lebih kecil daripada α (Sig. < α), yaitu 0,000 < 0,005. Artinya, Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, hal ini menunjukkan bahwa variabel strategi private label berpengaruh dan signifikan terhadap ekuitas merek konsumen GIANT Loji Sindangbarang.
Berdasarkan tabel di atas, diperoleh nilai R Square sebesar 0,251. Hal ini berarti besarnya pengaruh variabel private label terhadap variabel ekuitas merek adalah sebesar 25,10%
Slide Presentation prepared by : Mumuh Mulyana Mubarak, SE., MM.
Click here to get it

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s