Mengembangkan Minat Berwirausaha di Perguruan Tinggi


Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dan merupakan negara keempat di dunia dengan penduduk terbesar. Sampai dengan tahun 2010, tercatat jumlah penduduk Indonesia sebesar 237,56 juta jiwa (BPS, 2010)
Lulusan Perguruan Tinggi dari tahun ke tahun terus meningkat. Lapangan pekerjaan tidak banyak berkembang.
Salah satu solusi yang dimungkinkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut adalah mempersiapkan generasi muda terutama para lulusan perguruan tinggi agar memiliki kemampuan berwirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan minimal bagi dirinya sendiri.
Agar efektif, perguruan tinggi harus memahami secara mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya minat berwirausaha di kalangan mahasiswa.
Di bulan Maret 2011 sampai dengan Juli 2011 yang lalu telah dilakukan sebuah penelitian tentang minat berwirusaha yang terdapat atau dimiliki oleh mahasiswa STIE Kesatuan Bogor.
Pertanyaan Penelitian yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
§ Bagaimana pengaruh Kebutuhan akan Prestasi terhadap Kepribadian Mahasiswa STIE Kesatuan Bogor?
§ Bagaimana Pengaruh Efikasi Diri terhadap Kepribadian Mahasiswa STIE Kesatuan Bogor?
§ Bagaimana Pengaruh Ketersediaan Informasi Kewirausahaan terhadap Lingkungan Mahasiswa STIE Kesatuan Bogor?
§ Bagaimana Pengaruh Kepemilikan Jaringan Sosial terhadap Lingkungan Mahasiswa STIE Kesatuan Bogor?
§ Bagaimana Pengaruh Akses pada Modal terhadap Lingkungan Mahasiswa STIE Kesatuan Bogor?
§ Bagaimana Pengaruh Demografis terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa STIE Kesatuan Bogor?
§ Bagaimana Pengaruh Kepribadian terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa STIE Kesatuan Bogor?
§ Bagaimana Pengaruh Lingkungan terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa STIE Kesatuan Bogor?
Model Penelitian atau kerangka berpiki dalam penelitian ini adalah sebagaimana terlihat di bawah ini :

Dalam menganalisis data digunakan pendekatan Partial Least Square (PLS). PLS adalah model persamaan Structural Equation Model (SEM) yaitu suatu teknik modeling statistika yang merupakan kombinasi dari analisis principal component, analisis regresi dan analisis path (Joko, 2010). SEM merupakan metode analisis data multivariat yang bertujuan menguji model pengukuran dan model struktural variabel laten (Kusnendi, 2008).
Pengolahan Data Penelitian dilakukan dengan menggunakan software PLS yang diberi nama SMARTPLS versi 2.0 M3  yang dikembangkan di University of Hamburg Jerman
Untuk mengetahui lebih lengkap tentang hasil penelitian ini, dapat diklik link berikut ini :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s