National Lecturer Series : LANGKAH PASTI MEMBANGUN NEGERI


Seratus dua puluh orang mahasiswa STIE Kesatuan berkumpul di aula pada tanggal 6 Desember yang lalu. Antusiasme mereka begitu tinggi untuk menghadiri sebuah perhelatan nasional yang bertajuk National Lecturer Series dengan Topik Kewirausahaan. Acara tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi bekerjasama dengan Bank Mandiri.

National Lecturer Series ini merupakan seri penutup dari empat seri yang digelar. National Lecturer yang berlangsung di gedung D Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini dihadiri oleh mahasiswa dan dosen dari beberapa perguruan tinggi di Jakarta seperti Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Yarsi dan Universitas Multimedia Nusantara. Melalui sarana video conference, mahasiswa dan dosen STIE Kesatuan turut menyaksikan paparan dari tiga narasumber yang hadir : Direktur Corporate Banking Mandiri Fransisca N. Mok, CEO Garuda Food Group Sudhamek AWS dan Kasubdit Kemahasiswaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Widyo Winarso sebagai narasumber.

Di Aula STIE Kesatuan, hadir Ketua Kesatuan Entrepreneur Center Angga Sulistiono, Kajur Manajemen Yoyon Supriadi, Kajur Akuntansi Sutarti, Ketua Prodi Ratih Puspitasari, Kepala Cabang Bank Mandiri Suryakencana Daryono, serta beberapa Dosen Manajeme Pemasaran di antaranya Syahlan A Sume, Budi Setiawan, Bambang Rahardjo, Adil Fadillah, Emmy Supariyani, Mumuh Mulyana, Siti Ita Rosita, Etna Kaniawati.

Keikutsertaan STIE Kesatuan dalam perhelatan ini, sebagai wujud komitmen STIE Kesatuan dalam proses pengembangan pembelajaran Kewirausahaan dan penguatan minat berwirausaha di kalangan mahasiswa  STIE Kesatuan.

Intisari paparan makalah dari masing-masing pemateri adalah sebagai berikut :

  • Ibu Fransisca : Peranan “Bapak Angkat” dalam membina pengusaha muda merupakan salah satu strategi kewirausahaan bagi mahasiswa. Dengan adanya “Bapak Angkat”, pengusaha muda yang mayoritas berasal dari mahasiswa dan alumni dapat meminimalisir resiko dalam menjalankan usaha baru mereka. Ibu Fransisca menambahkan bahwa, hampir disetiap negara maju, mahasiswa dan alumni yang menjadi pengusaha muda memiliki peranan besar dalam menggerakan ekonomi negara. Dalam kesempatan ini Fransisca juga menyatakan bahwa Bank Mandiri melalui program Corporate Social Responsibility membantu bibit-bibit entrepreneur muda melalui berbagai program seperti Beasiswa Wirausaha, Program Binaan, dan program lainnya yang ditujukan untuk meningkatkan antusiasme mahasiswa untuk berwirausaha.
  • Bapak Sudhamek : “All start is difficult” inilah pesan yang disampaikan CEO Garuda Food Group dalam Lecturer Series kali ini. Untuk memulai suatu usaha adalah tidak mudah, butuh ketelitian melihat peluang, keberanian menangkap peluang dan kemampuan mentransformasi peluang menjadi sesuatu yang nyata. Sudhamek menjelaskan bahwa sebuah usaha yang sukses berasal dari Business Idea yang baik. Business Idea adalah spirit untuk menciptakan yang tidak ada menjadi sesuatu yang luar biasa.
  • Bapak Widyo Winarso : Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi telah merancang grand design pengembangan budaya kewirausahaan di kalangan mahasiswa/kampus sejak tahun 1997-1999. Menurut Widyo, Kemdikbud melalui Ditjen Pendidikan Tinggi sangat mendukung perkembangan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan alumni serta dosen. Dukungan ini diberikan baik dari pengembangan kurikulum/kuliah kewirausahaan di kampus, kuliah kerja terpadu, program hibah bagi wirausaha baru/muda maupun unit pendukungnya. Ke depan diharapkan agar kuliah/kurikulum program mahasiswa wirausaha tidak lagi diberikan pada semester akhir, namun dapat diberikan pada semester awal; bahkan diperkenalkan ketika pengenalan kampus sehingga jiwa wirausaha mahasiswa dapat dikembangkan sejak dini.

Paparan materi ketiga pembicara berlangsung hingga pukul 11.00 WIB. Dengan dipandu oleh Adil Fadillah, peserta kuliah umum di aula STIE Kesatuan melakukan tanya jawab selama 30 menit. Antusias peserta pun tinggi yang berebut ingin menyampaikan pertanyaan.

Tania Hanyani mahasiswa STIE Kesatuan semester 7 menyampaikan pertanyaan tentang permodalan atau pendanaan yang bisa diberikan oleh Bank Mandiri terhadap mahasiswa yang akan berwirausaha. Kemudian Bp Daryanto menyatakan bahwa Bank Mandiri telah menyediakan dana atau modal kerja bagi mahasiswa yang berminat untuk berwirausaha dengan mekanisme kredit mikro. Untuk memperolehnya silahkan menghubungi kantor bank mandiri terdekat. Namun, jika ingin mendapatkan pendanaan dengan mekanisme wirausaha mandiri, maka setiap mahasiswa dapat mengikuti kompetisi Wirausaha Muda Mandiri yang menyediakan hadiah uang bagi mahasiswa yang memenangkan kompetisi tersebut.

Selanjutnya Irwan Syad mahasiswa STIE Kesatuan semester 7 prodi pemasaran menanyakan tentang produk apa saja yang bisa diikutsertakan dalam ajang Wirausaha Muda Mandiri. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Sekjur Manajemen Mumuh Mulyana menyampaikan beberapa informasi tentang Ajang Wirausaha Muda Mandiri yang mulai diselenggarakan empat tahun yang lalu sebagai bagian program CSR Bank Mandiri. “Prinsipnya, apa pun produknya dapat diikutsertakan dalam kompetisi ini,” tegasnya. Hal ini dapat dilihat dan dicermati dalam website www.wirausahamandiri.co.id. Melalui website tersebut, dapat dilakukan proses pendaftaran peserta lomba. Selain itu, kita juga bias melihat bahwa untuk tahun 2011, Wirusaha Mandiri diselenggarakan dengan mengambil tema produk tiga hal yaitu energi kebaruan, teknologi dan air/lingkungan. Jika para mahasiswa ingin mengikuti ajang Wirausaha Mandiri di tahun 2011 ini tentu harus menyesuaikan dengan tema tersebut.

Rizaldi mahasiswa semester 3 prodi Perbankan, peserta terakhir yang mengajukan pertanyaan : apakah dalam berwirausaha dibutuhkan pengalaman? Pertanyaan ini dijawab oleh Ranto Area Team Crew Bank Mandiri, bahwa pengalaman sangat dibutuhkan dalam proses berwirausaha.

Tepat pukul 11.30 acara National Lecturer Series di Kampus STIE Kesatuan ditutup oleh Adil Fadillah dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir dan mensukseskan acara tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s